
Kalau ada satu bahan yang semakin sering muncul di menu café, konten media sosial, hingga produk dessert, matcha adalah salah satunya. Memasuki 2026, tren matcha 2026 bukan lagi sekadar fenomena sesaat.
Indeks pencarian “matcha” di Indonesia, September 2025 (Google Trends via Katadata)
Gen Z yang mengonsumsi matcha dalam 6 bulan terakhir (Jakpat 2026)
Millennials yang mengonsumsi matcha dalam 6 bulan terakhir (Jakpat 2026)
Di Indonesia sendiri, minat terhadap matcha meningkat tajam. Data Google Trends yang dilaporkan Katadata menunjukkan pencarian kata “matcha” mencapai indeks 100 pada September 2025, setelah sebelumnya relatif stabil selama bertahun-tahun. Sementara itu, survei Jakpat pada 2026 menunjukkan matcha dikonsumsi oleh 34% Gen Z dan 32% Millennials dalam enam bulan terakhir.
Matcha latte, strawberry matcha, mango matcha, hingga berbagai kreasi matcha dengan foam dan topping semakin mudah ditemukan di pasar minuman modern.
Bagi pelaku bisnis F&B, tren ini bukan hanya sesuatu yang menarik untuk diamati. Ini adalah peluang untuk mengembangkan menu baru, meningkatkan nilai jual minuman, dan menjangkau konsumen yang mencari pengalaman minum yang berbeda.
01
Matcha Punya Kombinasi yang Sulit Ditolak: Taste, Lifestyle, dan Visual
Salah satu alasan matcha latte begitu populer adalah kemampuannya berada di persimpangan antara rasa, lifestyle, dan visual. Klik masing-masing pilar di bawah untuk melihat detailnya.
Karakter matcha yang earthy dan sedikit bitter dapat dipadukan dengan susu untuk menghasilkan rasa yang creamy dan lebih approachable. Dari sini, café dapat mengembangkan berbagai variasi rasa tanpa harus mengubah konsep dasar minumannya.
Matcha dikaitkan dengan gaya hidup wellness dan modern lifestyle beverage: minuman dengan cerita bahan, origin, proses pembuatan, dan ritual konsumsi.
Warna hijau khas matcha memiliki daya tarik visual yang kuat. Iced matcha latte berlapis susu, strawberry matcha dengan gradasi warna, atau matcha dengan foam putih menarik untuk Instagram dan TikTok.
Artinya, satu produk dapat memiliki dua fungsi sekaligus: menu yang dikonsumsi pelanggan dan konten yang membantu meningkatkan visibility brand.
Bagi café dan bisnis minuman, sebuah menu tidak hanya perlu enak, tetapi juga mudah dikenali dan dibagikan di media sosial.
02
Gen Z dan Millennials Mendorong Perkembangan Tren Matcha
Matcha memiliki positioning yang kuat di kalangan konsumen muda. Survei Jakpat pada 2026 menunjukkan bahwa matcha lebih banyak dikonsumsi oleh Gen Z dan Millennials dibandingkan Gen X. Hal ini menunjukkan adanya peluang bagi bisnis F&B yang ingin mengembangkan menu untuk konsumen muda dan urban.
Matcha juga semakin sering dikaitkan dengan gaya hidup wellness. Konsumen tidak hanya melihatnya sebagai teh, tetapi juga sebagai alternatif minuman yang memiliki cerita mengenai bahan, origin, proses pembuatan, dan ritual konsumsinya.
Namun, penting bagi bisnis untuk tidak sekadar menjual matcha dengan klaim kesehatan yang berlebihan. Positioning yang lebih aman dan menarik adalah menjadikan matcha sebagai bagian dari modern lifestyle beverage.
Inilah yang membuat matcha dapat memiliki perceived value yang lebih tinggi dibandingkan minuman biasa.
03
Premiumization Membuka Ruang untuk Menu Matcha yang Lebih Kreatif
Matcha tidak harus berhenti pada satu menu seperti classic matcha latte. Café dapat mengembangkan menu dengan berbagai kombinasi rasa dan tekstur. Klik kartu untuk melihat jenis topping-nya.
Bagi pemilik café, strategi seperti ini dapat membantu menciptakan menu matrix yang lebih luas tanpa harus menambah terlalu banyak bahan baku baru. Di sinilah topping menjadi salah satu elemen penting.
04
Topping Bisa Mengubah Matcha Latte Menjadi Signature Menu
Matcha memiliki rasa yang cukup khas. Ketika dipadukan dengan topping yang tepat, bisnis F&B dapat menciptakan pengalaman minum yang lebih kompleks sekaligus membuat produk lebih mudah dibedakan dari kompetitor.
Dapat digunakan untuk menciptakan kombinasi fruity seperti strawberry matcha atau mango matcha. Rasa buah yang asam-manis memberikan kontras terhadap karakter earthy dari matcha.
Memberikan sweetness dan menciptakan varian seperti brown sugar matcha atau caramel matcha.
Memberikan sensasi burst yang menarik ketika digigit, cocok untuk bisnis yang ingin menawarkan tekstur.
Memberikan tekstur kenyal yang cocok untuk konsep minuman modern.
Alternatif untuk menciptakan tekstur yang lebih ringan dan memberikan visual yang menarik di dalam cup.
Bagi café dan brand minuman, topping bukan hanya tambahan. Topping dapat menjadi bagian dari product differentiation. Satu base matcha dapat dikembangkan menjadi beberapa menu hanya dengan mengganti sauce atau topping yang digunakan.
05
Apa Artinya Tren Matcha 2026 untuk Bisnis F&B?
Bagi café owner, restaurant manager, beverage business, maupun distributor F&B, tren matcha dapat dimanfaatkan melalui beberapa strategi.
Tambahkan satu atau dua matcha signature drinks
Tidak harus langsung membuat banyak varian. Mulailah dari kombinasi yang familiar seperti strawberry, mango, brown sugar, atau creamy milk.
Gunakan topping untuk menciptakan variasi
Variasi menu tercipta tanpa membuat proses operasional menjadi terlalu kompleks.
Manfaatkan visual produk untuk social media marketing
Layered matcha, warna hijau yang khas, fruit sauce, dan topping dapat menjadi elemen visual yang membantu meningkatkan daya tarik produk.
Perhatikan konsistensi bahan baku
Ketika sebuah menu mulai populer, kualitas dan konsistensi menjadi semakin penting. Rasa, tekstur, warna, dan takaran harus dapat direplikasi dari satu cup ke cup berikutnya.
Untuk kebutuhan tersebut, bekerja sama dengan supplier topping F&B yang dapat menyediakan berbagai kategori topping dapat membantu bisnis mengembangkan menu secara lebih efisien.
Saatnya Eksplorasi Matcha dengan Bobaking
Konsultasikan Kebutuhan B2B Anda Hubungi Bobaking untuk informasi produk, request sample, kebutuhan OEM/private label, atau peluang menjadi distributor.
Sumber
- Katadata Databoks – Minat warga RI terhadap teh matcha melonjak pada 2025
- Jakpat – Coffee and tea continue to dominate while matcha strengthens its premium position

